LUKISAN DINDING GOA SEBAGAI SALAH SATU UNSUR UPACARA KEMATIAN

Authors

  • Daud Aris Tanudirjo Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada
DOI     10.30883/jba.v6i1.431

Keywords:

rock arts, rock paintings, cave art, burial, rites, ritual, indonesia

Abstract

Lukisan dinding gua merupakan salah satu hasil budaya Prasejarah yang menarik. Basil budaya ini terdapat di berbagai tempat di dunia, termasuk di Indonesia. Di Indonesia, lukisan dinding gua pada umumnya ditemukan di daerah Indonesia bagian timur, yaitu di Sulawesi, Maluku, Timor dan Irian Jaya. Bentuk-bentuk yang dilukiskan sangat beragam baik, yang digambar secara naturalistis, dengan garis-garis sederhana, maupun abstrak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhy Asmara, 1980. Mengenal IrIan, Mutiara Hitam Indonesia. Yogyakarta: Nurcahya.

Baal, J. van. 1971. Symbols for Communication. Assen: Koninklijkke van Gocum & Com. N.V.

Daeng, H. 1963. 'Orang Marind Anim' Penduduk Irian Barat. ed. Koentjaraningrat dan Harsya W. Bachtiar. Djakarta: Penerbitan Universitas.

Elkin, A.P. 1954. The Australian Aborigines : How to Understand Them. Sidney - London: Angus and Robertson.

Firth, R., . Mochtan, S. Puspanegara. 1966. Tjiri-tjiri dan Alam Hidup Manusia. Bandung: Penerbit Sumur Bandung.

Galis, K.W. 1948. 'Vondsted.....', Oudhedikundige Verslag 1948. Hlm. 13 - 17

Harrison, Tom. 1958 'The Cave of Niah: A History of Prehistory'. Sarawak Museum Journal, VIII No. 12, Desember 1958. Hlm. 549 - 595.

Heekeren, H .R. van. 1950 'The Rock Paintings and Other Prehistoric Discoveries near Maros (South West Celebes) 'Laporan Tahunan Dinas' Purbakala Tahun 1950. Hlm. 22 - 35.

Heekeren, H .R. van. 1972 The Stone Age of Indonesia. The Hague-Martinus Nijhoff.

Holt, Claire. 1967. Art In Indonesia. Ithaca-New York: Cornell University Press.

Hoop, A.N.J. Th. a. Th. van der. 1949. Ragam-ragam Perhiasan Indonesia. Koninklijke Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen.

Hudson, A.B. 1966. 'Death Ceremonies of Paju Epat Ma'anyan Dayak' Sarawak Museum Journal XVI, no. 27, November 1966. Hlm. 342-426.

Koentjaraningrat. 1958. Beberapa Metode Anthropologi dalam Penyelidikan Masyarakat dan Kebudayaan di Indonesia. Djakarta: Penerbit Universitas.

Koentjaraningrat. 1977 Beberapa Pokok Anthropologi Sosial. Dian Rakyat.

Mulvaney, D.J. 1969. The Prehistory of Australia. London: Thames and Hudson.

Palm, Hetty Nooy. 1979. The Sa'adan Toraja, A Study of Their Social Life and Religion. VKI LXXXVII. The Hague - Martinus Nijhoff.

Peursen , C.A. van. 1976. Strategi Kebudayaan. Yogyakarta - Jakarta: Penerbitan Kanisius - BPK Gunung Mulia.

Rachmat Subagya. 1981. Agama Asli Indonesia. Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka-Penerbit Sinar Harapan.

Read, Herbert. Pengertian Seni, diterjemahkan oleh Soedarsono S.P.

Read, Herbert. Pengertian Seni, diterjemahkan oleh Soedarsono S.P. Yogyakarta : STSRI Asri.

Roder, J. 1959. 'The Rockpaintings of the Mac Cluer Bay'. The Antiquity and Survival, 1, no. 5, 1959. Him. 387 - 400.

Scaade, M.C. 1979. Kepercayaan Suku Dayak di Tanah Landak dan Tayan. Jakarta : Yayasan Idayu.

Scharer, Hans. 1963. Ngaju Religion : The Conception of God Among A South Borneo People. VKI transcription series 6. The Hague -Martinus Nijhoff.

Soejono. P.S. 1963 'Prehistori Irian Barat'. Penduduk lrian Barat, ed. Koentjaraningrat dan Harsya W. Bachtiar. Djakarta: Penerbitan Universitas.

Soejono, R.P. 1977. Sistim-sistim Penguburan Pada Akhir Masa Prasejarah di Bali. Disertasi.

Published

1985-03-29

How to Cite

Tanudirjo, D. A. (1985). LUKISAN DINDING GOA SEBAGAI SALAH SATU UNSUR UPACARA KEMATIAN. Berkala Arkeologi, 6(1), 1-13. https://doi.org/10.30883/jba.v6i1.431

Issue

Section

Articles