GUA KIDANG, PILIHAN MANUSIA PRASEJARAH DI KAWASAN KARST BLORA

Authors

  • Indah Asikin Nurani Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta
  • J. Susetyo Edy Yuwono Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada
DOI     10.30883/jba.v28i1.351

Keywords:

karst, cave, prehistory, settlement

Abstract

Blora karst area is a part of Rembang karst area on its northern and southern side of Kendeng Mountain. Geographically as well as geologically, Blora karst area is similar to Tuban karst area, but from archaeological aspect both areas show a significant difference. Tuban karst area is rich with various artifacts and ecofacts from prehistoric caves in particular. Meanwhile, in Blora there is one only cave showing evidences as a prehistoric dwelling place, which is Kidang cave. This cave is important because it shows a specific character compared to other caves in Java.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bemmelen, R.W. van, 1970, The Geology of Indonesia Vol IA, 2nd edition, Martinus Nijhoff, The Hague.

Clarke, 1977. “Spatial Information in Archaeology”, in Spatial Archaeology. London : Academic Press, pp. 1-23

Heekeren, H.R. van., 1972. “Stone Age of Indonesia”, VKI, The Hague :

Martinus Nijhoff.

Jatmiko, 1997. Laporan Hasil Penelitian Arkeologi Ekskavasi di Situs Gua Peturon (Kabupaten Tuban) dan Gua Lawang (Kabupaten

Bojonegoro), Provinsi Jawa Timur. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. Tidak terbit

Mundardjito, 1990. “Metode Penelitian Permukiman Arkeologi”, Monumen Lembaran Sastra Seri Penerbitan Ilmiah No. 11 Edisi Khusus, Depok: Fakultas Sastra UI. Hlm. 19 – 31

Nitihaminoto, Goenadi dan Lucas Pertanda Koestoro, 1980. Laporan

Penelitian Arkeologi Ekskavasi Song Prahu, Tuban, Jawa Timur. Yogyakarta: Balai Arkeologi. Tidak terbit

Nurani, Indah Asikin, 1999, LPA Pola Pemanfaatan Lahan Gua-gua di

Kabupaten Bojonegoro, Yogyakarta: Balai Arkeologi, tidak terbit.

Nurani, Indah Asikin, 2001, LPA Pola Pemanfaatan Lahan Gua-gua di Kabupaten Ponorogo, Yogyakarta: Balai Arkeologi, tidak terbit.

Nurani, Indah Asikin, 2008. “Pemanfaatan Gua Pada Kehidupan Manusia Prasejarah di Jawa Timur”, Pertemuan Ilmiah Arkeologi di Yogyakarta. Jakarta: Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia, hlm 154 – 166.

Nurani, Indah Asikin dan Agus Tri Hascaryo, 2000, “Pola Pemanfaatan Lahan Gua Komunitas Gunung Watangan”, Berita Penelitian Arkeologi No.16. Yogyakarta: Balai Arkeologi

Nurani, Indah Asikin dan J. Susetyo Edy Yuwono, 2005. LPA Pola Okupasi Gua-gua Hunian Prasejarah Kawasan Pegunungan Utara Jawa di Kabupaten Blora Tahap I. Yogyakarta: Balai Arkeologi, tidak terbit.

Pannekoek, A.J., 1949, “Outline of the geomorphology of Java”. TAG Th 1949, E.J. Brill, Leiden, Netherland, hlm. 270-326.

Rahardjo, Wartono, 2002, “Paleogeografi Daerah Pegunungan Selatan Jawa Tengah Selama Pleistosen hingga Awal Holosen: Suatu Tinjauan Awal”, Seminar Sehari Gunungkidul dalam Visi Budaya dan Lingkungan Purba, PTKA UGM, Yogyakarta.

Watanabe, Naotune dan Darwin Kadar (ed.), 1985, “Quarternary geology of the hominid fossils bearing formations in Java”, Report of the Indonesia – Japan Joint Research Project CTA-41, 1976 – 1979,

Geological Research and Development Center, Bandung.

Yuwono, J. Susetyo Edy, 2004, “Posisi Geoarkeologis Temuan Artefak dan Fosil di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak”, Propinsi Jawa Tengah, Laporan Penelitian. Fak.Ilmu Budaya UGM, Yogyakarta.

Yuwono, J. Susetyo Edy, 2005, “Paleogeografi Pegunungan Selatan Jawa dan Implikasinya terhadap Penyusunan Hipotesis tentang Migrasi Lokal Komunitas Prasejarah di Jawa Bagian Timur”, dalam Sumijati Atmosudiro dan Marsono (ed)., Potret Transformasi Budaya di Era Global, Unit Pengkajian dan Pengembangan FIB UGM, Yogyakarta, hlm.142 – 163.

Published

2008-05-28

How to Cite

Nurani, I. A., & Yuwono, J. S. E. (2008). GUA KIDANG, PILIHAN MANUSIA PRASEJARAH DI KAWASAN KARST BLORA. Berkala Arkeologi, 28(1), 1-20. https://doi.org/10.30883/jba.v28i1.351

Issue

Section

Articles