GUA WURU: FUNGSI DAN JENIS PEMANFAATANNYA DI KAWASAN PRASEJARAH GUNUNG SEWU BAGIAN BARAT

  • Alifah Alifah Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta
Keywords: Wuru Cave, Function Cave, Environmental approach,

Abstract

Wuru cave which located in Jetis, Saptosari Gunung Kidul, is one of the horizontal caves that contain archaeological data. This cave have a relatively small room, elongated and curved, but in this cave has many ecofact, some of which indicate the presence of human treatments (burned and trimmed). In the quality of the bone ecofact most have begun to experience the process of fossilization. In addition there is also finded shells, pottery, hazelnut and coal. These findings show evidence that the Wuru cave has potential as a cave who ever used in the past. But what kind of use or functionality of this cave in the surrounding area of Gunung Sewu western part is still unknown. This paper seeks to uncover the environmental approach, the method used is the analysis of artifacts, ecofact, and ecology around the area of the cave.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Alifah Alifah, Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta
Peneliti Muda

References

Ahimsa-Putra, Heddy Shri. 1995 “Arkeologi Pemukiman: Titik Strategis dan Beberapa Paradigma “. Berkala Arkeologi XV edisi khusus. Yogyakarta: Balai Arkeologi

Alifah, 2013. “Potensi Arkeologi Gua-Gua di Kecamatan Saptosari”. Berita Penelitian Arkeologi. Yogyakarta: Balai Arkeologi.

Bintarto, R, 1995. “Keterkaitan Manusia, Ruang dan Kebudayaan”. Berkala Arkeologi Edisi Khusus. Yogyakarta: Balai Arkeologi.

Dharma, Bunjamin.1992. Indonesian Shells II. Jakarta: P.T. Sarana Graha

Haryono, Eko. 2001. “Nilai Hidrologis Bukit Karstt”. Seminar Nasional Ekobidrolik 28-29 Maret 2001. Yogyakarta: Jurusan Teknik Sipil UGM

Hole, Frank and Robert F. Heria, 1973. An Introduction to Prehistoric Archaeology. New York: Holt Reinhart &Winston.

Hudayana, Bambang. 2001. “Pendekatan Marxis dalam Antropologi Ekonomi”.Laporan Penelitian. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya.

Judge. W.J.1971. “An Interpretive Framework for Understanding site Locations”.The Distribution of Prehistoric Population Anggregates. Antropological Reports.

Mundarjoto, 1995. “Kajian Kawasan: Pendekatan Strategis dalam Penelitian Arkeologi Indonesia Dewasa Ini”. Berkala Arkeologi Edisi Khusus. Yogyakarta: Balai Arkeologi.

Nurani, Indah Asikin, 1995. “Pola Pemukiman Gua-gua di Kaki Gunung Watangan: Suatu Hipotesis Pemukiman Gua Kawasan Timur Jawa”. Berkala Arkeologi XV edisi khusus. Yogyakarta: Balai Arkeologi

…………… 2006. “Pemanfaatan Lahan Gua Di Jawa”. Permukiman di Indonesia: Prerspektif Arkeologi. Jakarta: Puslit Arkenas.

Prasodjo, Tjahyono. 2002. “Analisis Artefak Batu Situs Gua Bentar dan Gua Blendrong, Ponjong Gunung Kidul”. Laporan Penelitian. Yogyakartta: FIB UGM.

Said, Chaksana A.H dan Bambang Budi Utomo. 2006. “Pemukiman dalam Perspektif Arkeolog” dalam Pemukiman di Indonesia, Perspektif arkeologi. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan arkeologi Nasional

Simanjuntak, Truman, 1999. “Budaya Awal Holosen di Gunung Sewu”. Berkala Arkeologi edisi no.1/Mei. Yogyakarta: Balai Arkeologi

Simanjuntak, 2000. ”Hunian Gua dan Ceruk: Trend Baru Pada Akhir Plestosen” dalam. Prasejarah Gunung Sewu.Jakarta: IAAI.

Siswanto, 2012. ”Menuju Konservasi Karstt Dan Situs-Situs Arkeologinya”, Dalam Warisan Sumberdaya Arkeologi Dan Pembangunan. Yogyakarta Penerbit Ombak

Sofian, Hari Oktavianus, 2007. “Survei Arkeologi Potensi Gua Di Kecamatan Paliyan Kabupaten Gunung Kidul”. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya UGM.

Subroto, Ph. 2005. “Pola-Pola Zonal Situs-Situs Arkeologi”. Berkala Arkeologi XV edisi Khusus. Yogyakarta: Balai Arkeologi

Steward, J.H., 1995. Theory of Culture Change. Urbana: University of Illinois Press.

Tim, 2013. “Potensi Arkeologi Gua-Gua di Kawasan Gunung Sewu Bagian Barat. Tahap I (Kecamatan Saptosari). Laporan Penelitian. Yogyakarta: Balai Arkeologi.

Widianto, Harry, 2006. “Peran dan Pentingnya Fosil bagi Ilmu Pengetahuan”. Berkala Arkeologi Edisi 1/ Mei. Yogyakarta: Balai arkeologi Yogyakarta

Yuwono, J. Susetyo Edy. 2004. “Arkeologi Karsttik dan Metode Penelusuran Potensi Kawasan: 1Introduksi tentang Model Penerapannya di Gunung Sewu” Makalah disampaikan pada Pendidikan dan Pelatihan Scientific Karst Exploration Tingkat Nasional, Rasamala KPA Sylvalestari dan Lawalata IPB, Bogor, 10-13 April 2004.

Yuwono, Pujo Semedi H. 1995. “Evolusi Teknologi Subsistensi”. Humaniora I. Yogyakarta: Fakultas Sastra UGM

http://blog.fitb.itb.ac.id diunduh pada 30 Desember 2014

Published
2015-05-25
How to Cite
Alifah, A. (2015). GUA WURU: FUNGSI DAN JENIS PEMANFAATANNYA DI KAWASAN PRASEJARAH GUNUNG SEWU BAGIAN BARAT. Berkala Arkeologi, 35(1), 1-16. https://doi.org/10.30883/jba.v35i1.34
Section
Articles